Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Winter di Faroe Islands




Musim dingin di Faroe Islands
Winter wonderland, semua area bersaput salju. ( Icha )

( 10 ) Musim Dingin di Faroe

Setelah puas foto-foto ala glomny nya musim gugur di desa Undir Gøtueidi, kami melanjutkan perjalanan. 
Mau kemana ? 
Enggak tahu 😃.
Nurut sama yang bawa mobil dan navigatornya.

Baru juga sepuluh menit mengemudi melalui jalan yang berkelok di sisi bukit, salju tampak terhampar dimana-mana. 
Yeaaaay, kami memasuki winter season sekarang 
😀

Kami melanjutkan perjalanan dengan girang. 
Tetapi lama-kelamaan roda mobil kami makin sering tergelincir. Mobil kami makin sering kesulitan menanjak.
Memaksa.

Saya jadi ingat untuk bertanya,
"Apakah kita melengkapi mobil dengan rantai ban?"

Ternyata tidak. 
Rantai ban terbuat dari besi dan umumnya dipakai untuk perjalanan di jalan bersalju agar mobil tidak tergelincir. Tidak ada rantai berarti tidak aman karena kami sewaktu-waktu bisa terpeleset ke mana saja.
Mengerikan.
Apalagi dengan kontur jalan yang sempit dan menanjak, di sisi kiri jurang dan di sisi kanan dinding gunung. 
Salju yang menumpuk di jalan bisa sewaktu-waktu mengeras dan menjebak kami, hingga tidak bisa kemana-mana.

Tak tampak mana badan jalan mana tepian. ( Icha )

Di jalan ada papan pengumuman yang hampir terlewat kami baca. Intinya menerangkan karena jalanan ini bukan jalan utama, maka mobil pengeruk salju tidak sampai kesini.
Apa yang terjadi saat roda mobil melewati salju yang tebal ? 
Bisa dua hal.
Yang pertama, roda mobil akan terperosok dan susah dikeluarkan.
Yang kedua, roda mobil akan terpeleset. Ini cukup berbahaya karena driver yang tidak berpengalaman akan menginjak rem secara naluriah yang justru akan menyebabkan mobil makin cepat tergelincir.
Satu-satunya jalan adalah mengendara perlahan sambil mencari bagian jalan yang cukup aman, serta memegang kemudi erat agar bisa bertahan ke arah yang benar.

Jadi kami memutuskan untuk kembali. Mencari putaran untuk kembali ke jalan sebelumnya.
Setelah memutar, kami berjalan perlahan menuruni gunung.  Sangat perlahan dan hati- hati. Bisa dibilang ngesot.
Hujan salju turun lagi dengan deras, jalur kami tertutup salja makin tebal.
Ban mobil sering terseok, hampir tergelincir.
Kami semua diam.

Satu fokus pada gagang kemudi.
Satu fokus pada membersihkan kaca depan, karena jarak pandang tiba-tiba bisa sangat terbatas.
Dua yang lain diam berdoa di belakang.
😇😇😇

Saat hampir mencapai dasar, tiba-tiba matahari mengintip perlahan.
Horeeeeeeee!
Hujan salju reda dan kami sampai di jalanan beraspal yang aman.
Jika memutuskan untuk mengendarai mobil selama di Kepulauan Faroe, ada baiknya memahami peraturan ketentuan mengemudi disana. 
Coba check yang ini.

Kami melanjutkan perjalanan dengan tenang.
Berharap mengalami summer atau setidaknya spring experience kali ini!
Satu hari empat musim.
Kami membuktikannya.

#ichavisitfaroeislands
#ichavisitdenmark
#faroeislands
#denmark




Posting Komentar untuk "Winter di Faroe Islands"