Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Stories of Copenhagen, Carlsbergh Beer


Rumah pendiri Carlsbergh
Rumah Jacobsen. (doc. Icha)

Carlsbergh Beer

Carlsbergh adalah merek beer yang diproduksi di Denmark, dan merupakan salah satu yang cukup dikenal, terutama di kawasan Eropa.

Pendiriny adalah JC Jacobsen pada tahun 1847.
Dinamai sama dengan nama anak laki-lakinya, Carls, kemudian digabung dengan tempat dimana penyulingan berada, di sebuah rumah di atas bukit ( bergh ).
Jadilah Carlsbergh.

Jacobsen memulai bisnisnya semasa muda. Sejak usia remaja ia sudah menyibukkan diri di basement, untuk mencampur ini itu menjadi aneka formula. Dan ditemukanlah formula beer pertama yang tak dinyana membuat namanya menjadi besar dan kaya raya.
Gudang bawah tanah Jacobsen
Gudang cikal bakal Carlsbergh Beer. (doc. Icha)
Riset dan aneka penelitian menjadi fokus utamanya, bahkan sampai sekarang. Anehnya, dahulu Jacobsen tidak pelit berbagi. Hampir semua hasil riset dan penelitian yang ia adakan dishare ke sesama pengusaha beer.
Dia hanya berkata,
"Kalau kita pembuat beer terbaik, apa sih yang mesti ditakutkan?"
Pun begitu namanya justru makin tenar.
Pesaingnya sering mengeluh, Carlsbergh menjual dengan harga yang sangat kompetitif sehingga mengurangi kemampuan produk lain memperoleh laba yang signifikan.

Saat hal itu dikonfirmasi padanya, jawabannya sangat santai,
"Aku akan terus mencari harga paling baik. Bahkan jika aku tidak untung atau malah rugi, aku tidak akan berhenti membuat beer."

Industri ini sudah menjadi passionnya. Mengisi hari-hari sampai akhir hayatnya.
Ibarat misi jiwa yang sudah terbuka. Beer hanya satu-satunya yang membuat dia puas dan bahagia. 
Dia meninggal dunia dengan senyum kepuasan, telah berkutat dengan sesuatu yang sungguh disuka dan menjadikannya berperan utama.
Hei...I DID IT!
Mungkin itu katanya.

Bisnis yang membesar kemudian diteruskan oleh anak laki-lakinya, dan berkembang hingga sekarang.
Saat ini kerajaan bisnis Carlsbergh dikelola oleh Carlsbergh Foundation dan menjadi salah satu yang terbesar di Denmark. 

Selain fokus dalam bisnis minuman, Carlsbergh Foundation juga menjadi penyumbang di berbagai aspek kehidupan, baik dunia riset, sains, teknologi maupun seni yang menjadi ketertarikan para pendirinya.

Salah satu sumbangannya adalah patung The Little Mermaid yang baru saja saya posting dalam kisah HC. Andersen. Patung putri duyung yang jatuh cinta dengan Pangeran dari daratan.
Suatu hari Jacobsen menonton opera yang mengisahkan cerita itu, ia sangat terkesan dan meminta seorang pematung bernama Edvard Eriksen membuatnya.

Saat ini patung The Little Mermaid menjadi icon wisata yang hampir selalu dikunjungi oleh turis mancanegara yang berkunjung ke Denmark. Konon The Little Mermaid menjadi patung yang paling banyak difoto, apalagi di jaman medsos merajalela.
Belum sah ke Copenhagen kalau belum berfoto di sini.
Little Mermaid
Olga and I

Patung The Little Mermaid berkali mengalami kerusakan akibat vandalisme.
Kepala yang lepas dari leher, lengan yang patah bahkan aneka cat yang diguyur ke badannya.
Semua selalu kembali baik karena Carlsbergh Foundation merapikannya kembali.
Thank You Jacobsen!

Jadi bisa pepotoan kan saya dan Olga di sana 😀.

Posting Komentar untuk "Stories of Copenhagen, Carlsbergh Beer"