Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Stories of Copenhagen, The Queen


Denmark Royal Family
Queen Margrethe II. ( doc. Google )

Queen Margrethe II, The Queen of Danish Royal

Kerajaan Denmark dipimpin oleh Ratu Margrethe Alexandrine yang berkuasa sejak tahun 1972. Ayah Queen Margrethe, Federik IX, memberikan peluang baginya untuk menjadi Ratu dengan mengubah hukum pewarisan tahta yang tadinya hanya memperkenankan laki-laki menjadi raja. 

Ia menjadi Ratu Denmark kedua setelah ratusan tahun lalu, Ratu Margrete I berkuasa di tahun 1375.

Hal ini bukan tanpa sebab. Sri Ratu dikenal sebagi wanita cantik elegan yang sangat pintar.
Menggali ilmu di beberapa universitas terkemuka dunia, termasuk University of Sorbonne Perancis, beliau menguasai tujuh bahasa asing, mendalami ilmu arsitektur dan juga desain grafis.
Ratu juga adalah seorang pelukis profesional yang menerbitkan ilustrasi dengan nama samaran Ingahild Grathmer. 

Ratu merancang sendiri baju yang dikenakannya, sehingga selera pribadinya yang dinilai eksentrik, dapat diakomodir, berpadu dengan gaya ala Ratu.

Ratu yang populer. ( doc. Google )


Beliau juga perancang kostum bagi pagelaran seni dan opera di Denmark.

Yang sangat terkenal di kalangan warga adalah sumbangan Ratu Margrethe dalam menterjemahkan Buku Lord of the Rings dalam bahasa Swedia.
James berkata, 

"Dalam usia 60 tahun My Queen mampu menterjemahkan novel populer yang disukai semua orang, sesuai bahasa masa kini. Cool banget khan ?"

Semua peserta mengangguk setuju.

Saya jadi penasaran dengan sosok Ratu Margrethe.
Sampai hotel saya cari nama beliau di Instagram Danish Royal. 
Dan benar.
Sosok Ratu Margrethe II terlihat sangat sesuai dengan deskripsi yang disampaikan James.

Ratu cerdas yang penuh semangat. Selalu terlihat santai, ceria dan bahagia. Jauh dari gaya Ratu yang sangat serius dan formal.

Bersama Price Harry. ( doc. Google )

Beliau menjadi Ratu tanpa meluruhkan kepribadian yang sudah ada padanya.
Memadukan dengan aneka gelar dan kewajiban.
Menambahkan loyalitas, pengabdian dan tanggung jawab.
Menyebar cinta dan ketulusan yang dipunya.
Jadilah beliau sosok yang mengemuka dan dicintai rakyatnya.
Hingga kini.

#ichavisitcopenhagen
#ichavisitdenmark
#anekakenanganicha

Posting Komentar untuk "Stories of Copenhagen, The Queen"