Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Stories of Copenhagen, The Burndown City

Nyhavn, Copenhagen, Denmark
The most instagramable spot. ( doc. Icha )

The Burndown City 

Copenhagen adalah kota yang sering mengalami kebakaran. Tahun 1728 terjadi kebakaran besar yang menghanguskan 50% kota Copenhagen. Kebakaran yang berlangsung selama 4 hari itu dipicu oleh seorang anak yang secara tidak sengaja menjatuhkan lilin di rumahnya, yang berada di area restoran di dekat City Hall.

Beberapa tahun kemudian tepatnya tahun 1795 kembali kota itu terbakar, dan menghabiskan 50% bagian yang tidak terbakar sebelumnya.

Hampir seluruh kota kehilangan bangunan era Medieval yang merupakan pakem gaya arsitektur masa itu. Musnah dalam dua kebakaran besar yang terjadi.

Bangunan Medieval yang tersisa menjadi cagar budaya. Kami sempat diajak ke jalanan tertua di Copenhagen yaitu Magstraede untuk menyaksikan deretan bangunan beraneka warna dengan gaya yang tampak berbeda dibandingkan sekitarnya.

Jalanan tertua di Copenhagen. (doc. Icha )

Ada cerita, di masa itu tidak ada toilet di kebanyakan rumah di kawasan Magstraede. Warga hanya melemparkan begitu saja "poo" mereka ke luar jendela sehingga mengotori jalanan di depannya. Jalanan itu menjadi terkenal karena kotoran manusia dan bau yang ditinggalkannya.

Pemerintah kota kemudian memutuskan untuk membuat peraturan yang memaksa semua penghuni mengumpukan kotoran pribadi mereka di depan pintu rumah. 

Lalu dipekerjakanlah seorang anak laki-laki yang bertugas mengangkut kotoran warga setiap hari dan memindahkannya ke tempat yang aman.
Pekerjaan anak itu menjadi the worst job ever in Copenhagen 😁.

Saat ini kawasan Magstraede menjadi rumah bagi cafe dan butik cantik nan hits dan lokasi foto yang cukup terkenal. Beberapa film juga dibuat dengan latar belakang Magstraede.

Saat matahari bersinar cerah, kawasan itu tampak bercahaya dengan aneka warna yang memanjakan indra.

Cantik kan?

Posting Komentar untuk "Stories of Copenhagen, The Burndown City"