Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

The Hermitage Museum, St. Petersburgh, Russia


The Hermitage Museum, St. Petersburgh
Tampak depan The Hermitage. ( Icha )

The Hermitage Museum

The Hermitage awalnya didirikan oleh Tsarina Elyzabeth Petrovna, Putri dari Peter the Great dan Catherine the Great sebagai istana musim dingin baru di St. Petersburgh pada tahun 1754. Gaya arsitektur Baroque dipilih dengan arsitek Bartolommeo Francesco Rastrelli. 
Dengan keindahan dan kemewahan yang akan digelar habis-habisan, diharapkan Winter Palace menjadi simbol kebesaran Rusia melampaui kerajaan Eropa lainnya.

Sayangnya Elyzabeth tidak sempat menikmati keindahan Istana yang spektakuler ini.
Catherine the Great II sang menantu keponakan yang memerintah tak lama setelah kematiannya, mengambil alih Winter Palace dan menjadikannya sebagai tempat penyimpanan koleksi seni yang berkembang pesat dalam waktu singkat.
Catherine lantas memberikan nama "The Hermitage" yang berasal dari bahasa Perancis "Ermitage", yang berarti tempat bertapa atau menyendiri.
Disinilah Catherine The Great II menggunakan sedikit waktunya untuk menyingkir dari keriuhan dan berkesempatan mengagumi semua karya seni tingkat dunia yang menjadi koleksinya.

Seiring dengan perkembangan koleksi museum yang sangat pesat, atas perintah Catherine the Great, didirikanlah bangunan pendamping baru dengan arsitek dan pekerja seni terkenal sebagai penanggungjawabnya. Penambahan bangunan baru itu terus berlangsung hingga masa kekuasaan Tsar Nicholas I.

Keindahan bangunan The Hermitage sendiri merupakan salah satu unsur daya tarik. Desain interior yang bersifat detail dan menyeluruh. Mulai dari warna cat, pemilihan keramik, bentuk pilar, lukisan dinding, langit-langit, tirai, bahkan pegangan pintu pun dirancang secara khusus dan berseni sesuai keahlian dekorator yang ditunjuk.
Kembaran Sistine Chapel. ( Icha )


Prinsip Catherine the Great saat itu adalah, jika tidak bisa dibeli, maka panggil saja senimannya dan buat yang sama di sana.
Tak heran konon Sistine Chapel Vatikan mempunyai kembaran di salah satu ruangan The Hermitage.

Setelah dua setengah abad, lebih kurang 3.000.000 koleksi seni dimiliki museum ini. Benda seni dari berbagai belahan dunia, berbagai akar budaya berkumpul di sini.
Koleksi museum sangat beragam.
Mulai jasad mumi bertato sampai pahatan Michelangelo, yang merupakan pahatan satu-satunya dari seniman itu. Aneka lukisan lintas jaman sampai kumpulan buku fisuf terkenal macam Voltaire. Perhiasan berbagai generasi sampai batuan antik bagian dari isi peti mati.
Satu-satunya patung yang dibuat Michelangelo ( Icha )

Mumi yang menjadi koleksi The Hermitge (Icha)

Dibutuhkan waktu lebih dari setahun untuk benar-benar menikmati semua koleksi museum indah ini. Tetapi umumnya tour Hermitage membutuhkan waktu sekitar 3 jam.

Konon Hermitage memperkerjakan kucing di dalam ruangan penyimpanan barangnya untuk mencegah x datang dan merusak koleksi seni. 
Bahkan sampai saat ini.
Sayang sekali saya tidak melihat satupun kucing peliharaan itu secara nyata.
Hanya Tour leader saya menunjukkan satu pahatan kayu berbentuk kucing dan bertanya,

"Tahukah kamu, mirip siapa wajah kucing itu?"

Saya terkesiap kaget melihat wajah si kucing.
Patung kuno yang sudah berusia ratusan tahun itu sangat mirip tokoh terkenal dari Russia.
Coba tebak mirip siapa dia?

Tebak mirip saya? (Icha)

Posting Komentar untuk "The Hermitage Museum, St. Petersburgh, Russia"