Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Faroe Islands, 4 Musim dalam sehari


Mendung dan hujan gerimis, suasana musim gugur. ( Icha )


( 9 ) Incredible Season

Dalam setahun, umumnya negara di Scandinavian Country mengalami empat musim, walau di Copenhagen sudah lama sekali saat winter tidak ada salju yang muncul.
Resepsionis The Generator Hostel berkata,
"Kalau mau lihat salju, kamu mesti ke Oslo atau Helsinki, ada salju di sana".
Ia benar, tahun lalu saya ke sana sekitar awal Maret dan salju madih bertumpuk dimana-mana.

Tetapi tidak perlu terbang jauh keluar negara, untuk cari salju. Ternyata di Faroe Islands kami mengalami empat musim dalam satu hari!
Plus musim hujan, kayak di Indonesia.

Malam sebelumnya turun salju deras di Klaksvik, semua mendadak putih.
Winter session.
Salju di Eysturland
Salju menghampar dilihat dari jendela kamar. ( Icha )


Pagi harinya, mendung menggantung tebal. Kami meninggalkan penginapan dengan iringan hujan gerimis dan angin kencang. Alam sekitar berwarna kuning khas musim gugur.
Autum Season

Sampai di Toftanes, hujan sudah reda walau mendung belum beranjak pergi. Foto pada postingan saya yang lalu, bisa menggambarkan itu.
Suasana mirip di Inggris pada awal musim gugur sekitar Oktober.
Masih hawa musim gugur.

Oh ya, untuk suhu di Faroe Islands tidak terlalu ekstrim minusnya. Sekitaran 2 sampai 4 derajad. Tetapi angin mereka cukup kencang, menderu dan membuat kami dua kali lipat lebih kedinginan.

#stopped by desa Undir Gøtueđi. Cuma nebeng foto saja, di pinggir jalan raya. Desa ini terlihat cukup modern dengan aneka karambanya.
Langit masih mendung. Pemukiman juga masih sepi. Belum tampak satu orangpun lalu lalang di jalan.


Posting Komentar untuk "Faroe Islands, 4 Musim dalam sehari"